Senin, 13 Juli 2020
Berbeda Dari Yang Lain
Perbedaan sering kali menjadi alasan kenapa sulit untuk berubah dan malu untuk mengakui sebuah kebenaran.
Serupa tapi tak sama, kian kali membuat asumsi bahwa tak mungkin sudut pandang perbedaan dapat di ubah. Perbedaan di anggap sebagai alasan, untuk tidak berubah.
Satu stigma atau pandangan orang terhadapnya, di jadikan sebagai acuan bahwa ketidakpantasanlah yang harus di terima. Padahal perubahan tak mesti berpatokan pada penilaian orang. Namun,
Dari apa yang ingin dan telah di usahakan.
Terkait hasil itu tak mesti harus sekarang di nikmati. Sebab, banyak hal di dunia ini yang terjadi dan berkembang di kemudian hari.
Lantas, perbedaan adalah sebagai kecil dari sebuah pembuktian bahwa selayaknya menjadi baik itu berawal dari beda sendiri dari yang lain, hingga terlihat hampir sama. Baik dalam segi berpenampilan atau tingkah laku.
Beda itu biasa.
Yang tidak biasa itu adalah membeda-bedakan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Saat muslimah mulai jatuh cinta
Cerita Epa Pariyanti, Pertukaran Mahasiswa Merdeka, Angkatan 1
BERTUKAR SEMENTARA BERMAKNA SELAMANYA (Doc. acara pelepasan mahasiswa PMM dengan menggunakan baju adat daerah m...
-
Siapapun pastinya ingin bahagia, baik tua maupun muda. Namun beberapa di antara kita sangat sulit untuk mencapai kebahagiaan. Sulitnya mera...
-
Sejarah tidak lahir dari tangan orang-orang yang malas. Sebab, goresan sejarah hanya dapat terukir dari tangan orang-orang yang member...
-
Untuk kesekian kalinya, bergelut dengan rasa sabar itu takkan ada habisnya. Ada yang bilang 'aku tuh udh terlalu sabar tau sama semua ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar